Kerusuhan Pabrik iPhone Foxconn di China Semakin Memanas

Kerusuhan Pabrik iPhone Foxconn di China Semakin Memanas

Telset.id, Jakarta – Para pekerja di pabrik Foxconn yang sudah lelah dengan pembatasan wilayah atau karantina akibat pandemi Covid-19 melakukan kerusuhan di pabrik iPhone yang berlokasi di China.

Pemerintah China melakukan karantina wilayah di Zhengzhou China, dimana pabrik Foxconn sebagai pemasok terbesar Apple untuk iPhone juga terkena imbasnya.

Sebagai informasi, pemerintah China masih menerapkan aturan karantina atau pembatasan wilayah secara ketat, menyusul kembali meningkatnya penyebaran virus Covid-19 di negara tersebut.

Salah satu wilayah yang terena dampak aturan karantina adalah wilayah Zhengzhou, China, yang merupakan lokasi pabrik perakitan iPhone milik Foxconn. Pihak perusahaan menerapkan berbagai aturan ketat bagi para keryawan buruh pabriknya.

Selain melarang para pekerja untuk keluar area pabrik, pihak perusahaan juga membuat aturan yang mengharuskan para karyawan mengonsumsi makanan di dalam kamar asrama, bukan di ruangan untuk makan.

BACA JUGA:

Akibat banyaknya aturan yang dianggap aneh dan mungkin karena jenuh, yang berujung kericuhan. Para pekerja Foxconn di pabrik iPhone terbesar di China itu bentrok dengan penjaga keamanan pada hari Rabu kemarin.

Selain akibat terjadinya kerusuhan itu, beberapa karyawan yang sudah lelah dengan aturan pembatasan wilayah tersebut lalu diam-diam kabur dari pabrik dan mengundurkan diri.

Pasca insiden kerusuhan pabrik iPhone di China, Apple mengaku kekurangan pekerja yang akan menyebabkan kelangkaan produk, khususnya model iPhone 14 Pro dan iPhone 14 Pro Max selama musim liburan.

Untuk mengatasi hal tersebut Foxconn menawarkan bonus kepada para pekerja yang mau kembali bekerja, dan berjanji untuk memperbaiki kondisi di pabrik. Namun iming-iming bonus tersebut dinilai tidak cukup menarik bagi para pekerja.

Alih-alih para pekerja mau menuruti kemauan perusahaan, justru kericuhan semakin memanas. Ada lebih dari 100 pekerja Foxconn dikabarkan terlihat merangsek maju melewati hadangan barikade penjaga keamanan yang kalah jumlah.

Beberapa video yang diposting di media sosial, menunjukkan para pekerja mendorong barikade penjaga keamanan sambik meneriakkan “lawan, lawan”.

Sementara itu, ada video lain yang memperlihatkan seseorang yang mengenakan jas hazmat putih memukul seorang pria di tanah dengan tongkat. Beberapa pekerja terluka di pabrik yang memproduksi 50% iPhone yang dijual di seluruh dunia.

Baik Apple maupun Foxconn belum memberikan komentar resmi terkat kerusuhan yang semakin memanas di pabrik perakitan iPhone Foxconn itu.

BACA JUGA:

Sebelumnya, pejabat Foxconn mengatakan khawatir jika Apple benar-benar ingin memindahkan produksi iPhone ke luar China. Foxconn adalah salah satu pembayar pajak terbesar di China dan pemberi kerja terbesar di negara tersebut.

Apple memang dikabarkan berencana untuk ekspansi ke luar China untuk membuat pabrik iPhone. Beberapa negara yang memungkinkan untuk dipilih Apple antara lain India, Vietnam, dan Meksiko. Walau begitu masih belum ada pengumuman resmi dari Apple. [FY/HBS]


Artikel ini bersumber dari telset.id.