News  

Over Kapasitas, Kembali Rutan Medaeng Pindahkan Napi ke Luar Daerah

Over Kapasitas, Kembali Rutan Medaeng Pindahkan Napi ke Luar Daerah

JawaPos.com- Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Surabaya di Medaeng, Sidoarjo, kembali harus memindahkan sejumlah warga binaannya. Jumat (28/10), giliran sebanyak 30 narapidana (napi) yang terpaksa dilayar ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II-A Pamekasan, Madura.

Kasi Pelayanan Tahanan Rutan Kelas I Surabaya Sukarna mengungkapkan, pemindahan sejumlah napi itu dilakukan untuk mengurangi over kapasitas. Terlebih, saat ini sedang dilakukan renovasi gedung Rutan Kelas I Surabaya. “Betul, ada pemindahan narapidana ke Pamekasan. Jumlahnya 30 warga binaan,” katanya saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Sidoarjo.

Pemindahan para narapidana tersebut mendapat penjagaan ketat. Kepala Rutan Kelas I Surabaya Wahyu Hendrajati memerintahkan petugas untuk mengawal ketat pemindahan itu sampai di Pamekasan. Setiap pekan, Rutan yang berlokasi di wilayah Waru itu selalu menerima tahanan baru. “Sehingga yang berstatus narapidana kami pindah agar tidak sesak,” katanya.

Sejak dilakukan renovasi atau penataan ulang gedung Rutan Medaeng, kapasitas hunian yang semula 504 orang, kini berkurang menjadi 350 orang. Meski begitu, pembangunan gedung Rutan itu tidak sampai memengaruhi kondisi blok hunian warga binaan. “Karena memang sudah kami antisipasi sebelumnya,” jelas Hendrajati.

Sebagaimana pernah diberitakan, saat ini tengah berlangsung renovasi Rutan Medaeng tahap I. Proses renovasi dilaksanakan sejak awal Juli lalu dan ditargetkan rampung pada akhir tahun ini.

Untuk menata ulang Rutan Medaeng tersebut, membutuhkan waktu sekitar tiga tahun. Sebab, anggaran yang dibutuhkan cukup besar. Karena itu, butuh mengatur strategi. Baik operasional maupun keamanan.

Pada tahap I, direnovasi tiga gedung utama. Yakni, dua blok hunian A dan B serta kantor teknis. Anggaran yang dialokasikan mencapai Rp 34 miliar. Sebelumnya, blok A dan B hanya berkapasitas 150 orang. Setelah renovasi, kapasitasnya bertambah menjadi 400 orang.

Penataan ulang perlu dilakukan lantaran selama ini kondisi Rutan Medaeng sudah sangat over kapasitas. Tidak mampu lagi menampung tahanan. Rata-rata penghuni berkisar 1.500-2.000 orang per tahun. Jika tahapan pembangunan sudah rampung, diperkirakan akan akan mampu menampung sekitar 1.200 tahanan.


Artikel ini bersumber dari www.jawapos.com.