Mulai Minggu Depan, Sambat Warga Tak Lagi di Balai Kota Surabaya

Mulai Minggu Depan, Sambat Warga Tak Lagi di Balai Kota Surabaya

JawaPos.com–Program layanan Sambat Warga Surabaya digelar Jumat (28/10), di Balai Kota Surabaya. Berbeda dengan biasanya, agenda yang dijadwalkan setiap Sabtu tersebut dimajukan pada Jumat.

Warga Kota Surabaya dari berbagai kecamatan dan kelurahan hadir di balai kota untuk menyampaikan keluhan. Acara dipandu Pj Sekda Kota Surabaya Erna Purnawati dan dihadiri para kepala dinas. Wali Kota Eri Cahyadi menyempatkan hadir pada agenda rutin tersebut di ujung acara.

Eri menyampaikan evaluasi atas program yang telah diselenggarakan selama kurang lebih tiga bulan tersebut.

”Saya sudah memberikan ilmu selama tiga bulan kepada lurah, camat, dan kepala OPD. Tidak ada lagi keluhan masyarakat yang tidak terselesaikan,” ucap Eri Cahyadi.

Wali kota merencanakan perubahan pelaksanaan kegiatan Sambat Warga Surabaya. Mulai minggu depan kegiatan tersebut digelar di masing-masing kelurahan serta kecamatan.

”Kegiatan sambat warga saya minta semua serentak. Jumat, jam satu hingga 4, semua kelurahan, kecamatan, dan dinas serentak. Nanti akan ada zoom,” beber Eri Cahyadi.

Kegiatan Sambat Warga yang digelar di setiap kantor kelurahan, kecamatan, dan dinas, akan terkoneksi langsung dengan Wali Kota Eri Cahyadi melalui zoom meeting. Dengan perubahan itu, setiap lurah dan camat dapat lebih bertanggung jawab dalam menyelesaikan keluhan warga.

”Saya akan memantau lewat zoom. Kalau kelurahan tersebut tidak bisa langsung menjawab, bisa langsung lempar (pertanyaannya) ke saya atau kepala OPD, sehingga bisa saling support,” papar Eri Cahyadi.

Tak hanya itu, Eri juga meminta pemasangan CCTV di setiap kantor kelurahan. CCTV tersebut akan terhubung dengan monitor di ruang kerjanya. Dengan demikian, dapat dipantau langsung kinerja pelayanan publik.

”Setiap ruang pelayanan harus ada CCTV. Saya minta muncul (rekaman CCTV) di ruang kerja saya. Setiap sambat warga juga harus ada di ruang yang ada CCTV dan zoom. Sehingga saya bisa dengar, tahu, dan mendapatkan rekamannya,” ujar Eri Cahyadi.

Dia menambahkan, perubahan teknis pelaksanaan kegiatan Sambat Warga Surabaya bertujuan agar setiap keluhan masyarakat dapat langsung diselesaikan di kelurahan. Sehingga, warga Surabaya tak perlu jauh-jauh datang ke Balai Kota.

Wali kota berharap kelurahan dan kecamatan mendapatkan kepercayaan lebih dari masyarakat karena mampu bertanggung jawab atas permasalahan warga.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Salsabila Naqiyya Qoriroh


Artikel ini bersumber dari www.jawapos.com.