Antara KTT C20, Pancasila dan Ikhtiar Menyelesaikan Krisis Multidimensi Global

Antara KTT C20, Pancasila dan Ikhtiar Menyelesaikan Krisis Multidimensi Global

Senin, 14 November 2022 – 11:15 WIB

VIVA – Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Civil 20 (C20) Indonesia 2022 telah diselenggarakan pada Rabu hingga Jumat, 5-7 Oktober 2022, di Hilton Bali Resort, Nusa Dua, Kabupaten Badung, Provinsi Bali. Konferensi internasional ini menghasilkan lima prinsip dasar dalam upaya penyelesaian krisis multidimensi global yang termuat dalam Komunike KTT C20 Indonesia 2022.

Kelima prinsip dasar itu ialah keadilan, kesetaraan, kolaborasi, kondisi inklusif, dan saling berbagi. Bahkan kelima prinsip ini telah diusulkan kepada para pemimpin negara-negara Group of 20 (G20), misalnya Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Republik Indonesia (RI), Airlangga Hartanto. Tepatnya saat ia menerima Komunike, lalu menutup secara resmi KTT C20 Indonesia pada Kamis, 6 Oktober 2022. Komunike itu diserahkan langsung oleh Sherpa KTT C20 Indonesia 2022, Ah Maftuchan, dengan disaksikan oleh Ketua (Chair) C20 Indonesia, Sugeng Bahagijo.

Pada poin ketujuh Komunike KTT C20 Indonesia 2022, tertulis: “We believe that these topics should be addressed by the G20. C20 acknowledges the importance of G20 priorities i.e.: Global Health Architecture, Sustainable Energy Transition and Digital Transformation. However, we believe without adhering to the principles of justice, equality, inclusiveness, collaboration and sharing financial resources, these priorities may not be able to solve the root causes of the problem.”

Artinya, “Kami percaya bahwa topik-topik ini harus ditangani oleh G20. C20 mengakui pentingnya (agenda) prioritas G20, yaitu: Arsitektur Kesehatan Global, Transisi Energi Berkelanjutan dan Transformasi Digital. Namun kami percaya tanpa berpegang pada prinsip-prinsip keadilan, kesetaraan, sifat inklusif, kolaborasi dan berbagi sumber daya keuangan, prioritas ini mungkin tidak dapat menyelesaikan akar penyebab masalah.”

Tiga agenda prioritas KTT G20 Indonesia 2022 ini terkait erat dengan ikhtiar pemulihan kesehatan warga dunia pasca pandemi Coronavirus Desease 2019 (COVID-19), energi terbarukan berbasis sumber daya nonmigas yang bersifat ramah lingkungan, serta perkembangan pesat media komunikasi dan informasi berbasis teknologi digital. Muara dari tiga agenda prioritas ini ialah pemulihan, pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di negara-negara anggota G20 pasca pandemi COVID-19.

Karena itulah KTT C20 menekankan bahwa tiga agenda prioritas KTT G20 harus memperhatikan lima prinsip dasar yang diusulkan oleh delegasi peserta KTT C20 Indonesia 2022, yakni keadilan, kesetaraan, sifat inklusif, kolaborasi dan berbagi sumber daya keuangan. Tujuan utamanya ialah untuk menyelesaikan akar penyebab masalah krisis multidimensi global yang terjadi saat ini.

Selain itu, tiga agenda prioritas KTT G20 Indonesia 2022 tidak dapat berdiri sendiri sehingga harus dilengkapi dengan sejumlah isu lintas sektoral seperti kesetaraan gender, penyandang disabilitas, aksi kemanusiaan, ruang sipil dan anti korupsi. Pesan ini tertulis jelas dalam poin keenam Komunike KTT C20 Indonesia 2022, yakni:

We, the global citizens, are here to promote Just and Inclusive Global Health Architecture, Climate Justice and Just Energy Transition, Tax Justice and Inclusive Sustainable Finance, Inclusive Digital Transformation. Taking into account the urgency of gender equality, persons with disabilities, humanitarian action, civic space and anti corruption, the C20 adresses them as cross-cutting issues.”

Artinya, “Kami, warga dunia (global), hadir di sini untuk mempromosikan Arsitektur Kesehatan Global yang Adil dan Inklusif, Keadilan Iklim dan Transisi Energi yang Adil, Keadilan Pajak dan (Sistem) Keuangan Berkelanjutan yang Adil, serta Transformasi Digital yang Inklusif. Dengan mempertimbangkan urgensi kesetaraan gender, penyandang disabilitas, aksi kemanusiaan, ruang sipil dan anti korupsi, maka C20 membahasnya sebagai isu-isu lintas sektoral.”

Disclaimer: Artikel ini adalah kiriman dari pengguna VIVA.co.id yang diposting di kanal VStory yang berbasis user generate content (UGC). Semua isi tulisan dan konten di dalamnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis atau pengguna.

Artikel ini bersumber dari www.viva.co.id.