PMI percepat distribusi bantuan untuk penyintas gempa di Cianjur

PMI percepat distribusi bantuan untuk penyintas gempa di Cianjur

portal-rakyat.com – Palang Merah Indonesia (PMI) mempercepat distribusi bantuan untuk para penyintas gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat yang tersebar di berbagai lokasi terdampak.

“Kami meminta kepada relawan yang tengah menjalani operasi kemanusiaan di Kabupaten Cianjur untuk selalu memastikan layanan distribusi bantuan PMI bisa berjalan dengan baik,” kata Ketua Umum PMI Jusuf Kalla (JK) usai meninjau pengungsian di RT 02/011 Kampung/Desa Nagrak, Kecamatan/Kabupaten Cianjur pada Rabu.

Menurut JK, persediaan logistik untuk relawan dan para penyintas gempa sudah menjangkau hampir seluruh wilayah terdampak.

Pada operasi kemanusiaan ini pihaknya pun telah menyalurkan 200 selimut, 100 tenda tarpaulin, tiga tenda pengungsian, 800 perlengkapan kesehatan, 200 kantong jenazah, 150 paket perlengkapan bayi, serta 300 matras.

Selain itu, untuk mendukung pelayanan serta operasi penanggulangan bencana gempa ini, PMI menyiagakan tiga unit truk angkut, 11 unit truk tangki air bersih, 22 unit ambulans, satu mobil boks dan tiga unit mobil operasional.

Ia meminta kepada relawannya untuk terus memperbaharui data yang nantinya dijadikan dasar distribusi bantuan dan layanan. Mantan Wakil Presiden RI ini pun mengapresiasi kinerja para relawannya yang selalu siap siaga dalam membantu pemerintah khususnya warga terdampak gempa.

“Jangan lelah untuk membantu masyarakat di lokasi bencana, tetap fokus, siaga, selalu menjaga keselamatan serta kesehatan dan tetap kompak dalam memberikan pelayanan kepada penyintas gempa di Cianjur,” tambahnya.

Hingga saat ini, organisasi kemanusiaan terbesar di Indonesia ini telah menerjunkan sedikitnya 200 relawan dari berbagai cabang PMI di Jabar maupun DKI Jakarta.

Para relawan tersebut bertugas di layanan logistik, sanitasi dan kesehatan, distribusi air bersih, dukungan psikososial, evakuasi, serta layanan pusat data dan informasi.

Di sela peninjauannya, JK pun menyempatkan diri berkomunikasi dengan para pengungsi dan memberikan imbauan agar selalu menjaga kesehatan serta patuhi imbauan dari petugas bila terjadi gempa susulan.