4 Strategi Penting dalam Kolaborasi Telkom dan Google Cloud

4 Strategi Penting dalam Kolaborasi Telkom dan Google Cloud

Telset.id, Bali – Pada KTT B20, PT Telkom Indonesia dan Google Cloud telah menyepakati kolaborasi strategis multi tahunan. Kerjasama ini menghasilkan empat strategi penting yang diharapkan dapat memperkuat ekosistem digital di Indonesia.

Perjanjian multi tahunan ini menjadi landasan bagi Telkom Indonesia untuk memperkuat posisinya sebagai agen digitalisasi pada berbagai aspek ekonomi dan masyarakat.

Dengan menggabungkan kompetensi utama dari Google Cloud dan memanfaatkan kemampuan tambahan di Android, Google Ads, dan Grow with Google, Telkom ingin memainkan peran integral dalam mendukung Indonesia Digital 2024.

Selain itu, kerjasama dengan Google Cloud ini akan dapat mendukung perusahaan meraih peluang pertumbuhan inklusif dalam ekonomi digital yang bernilai US$ 130 miliar pada tahun 2025.

“Di Telkom, kami memiliki tanggung jawab untuk membangun infrastruktur dan platform digital cerdas yang dapat diakses oleh semua masyarakat sehingga berkontribusi pada pembangunan bangsa, sekaligus memfasilitasi digitalisasi di seluruh industri,” kata Muhamad Fajrin Rasyid, Direktur Bisnis Digital, Telkom Indonesia.

BACA JUGA:

Sementara itu, Megawaty Khie, Country Director, Indonesia, Google Cloud mengatakan bahwa kolaborasi ini akan menciptakan fondasi pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan, pasca pandemi global.

“Sangat penting bahwa kami berinvestasi dalam membangun kemampuan digital guna memperkuat tujuan bersama untuk pulih lebih kuat dari dampak pandemi global, dan menciptakan fondasi pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan,” kata Megawaty Khie.

Empat Strategi Penting

Kerjasama Telkom dan Google Cloud diharapkan akan mendukung transformasi digital di setiap industri, baik itu untuk memberikan layanan publik yang berpusat pada masyarakat dan sistem kesehatan yang adil, atau mendorong inklusi keuangan dan efisiensi produksi manufaktur.

Ada empat strategi penting yang akan dijalankan dalam perjanjian multi tahunan antara Telkom dan Google Cloud:

1. Mempercepat transformasi digital di seluruh industri

Google Cloud dan Telkomsigma, anak usaha Telkom untuk layanan IT Services, akan bermitra untuk mempercepat digitalisasi di sektor-sektor prioritas utama sesuai Peta Jalan Indonesia Digital 2024.

Telkomsigma akan melaksanakan modernisasi infrastruktur yang dikembangkan bersama, modernisasi aplikasi, analisis data, serta solusi produktivitas dan kolaborasi guna membantu mengatasi tantangan spesifik yang dihadapi perusahaan dan komunitas.

2. Menjembatani kesenjangan talenta digital nasional

Telkom dan Google Cloud akan mendirikan Cloud Center of Excellence (CCoE) yang terdiri dari ahli cloud architecture, edge computing, manajemen data, dan modernisasi aplikasi.

Dengan memfasilitasi program peningkatan keterampilan dan sertifikasi internal melalui kurikulum yang digunakan Google untuk melatih ahli teknisnya di seluruh dunia, CCoE akan menginspirasi seluruh anak perusahaan dan unit bisnis Telkom.

CCoE akan bermitra dengan Telkom CorpU-ITDRI (Indonesia Telecommunications and Digital Research Institute) untuk menawarkan program pelatihan yang fleksibel melalui beasiswa Google Career Certificate.

Program-program ini memungkinkan masyarakat Indonesia memperoleh keterampilan siap kerja dan mengejar karir di bidang analisis data, IT, manajemen proyek, dan desain pengalaman pengguna (UX).

Selain itu, Telkom akan memberikan bimbingan dan kesempatan kerja bagi lulusan program Bangkit Google yang didukung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Para mahasiswa akan dibekali pelatihan machine learning (ML), cloud computing, pengembangan aplikasi perangkat mobile, serta soft skill.

BACA JUGA:

3. Memberdayakan startup Indonesia berskala global

Lewat anak perusahaan modal ventura Telkom akan bekerja sama dengan Google for Startups Cloud Program untuk membantu menghubungkan startup dengan dukungan teknis, bisnis, dan keuangan yang lebih besar.

Melalui Program Cloud Google for Startups, startup yang memenuhi syarat dapat menerima hingga US$ 200.000 Google Cloud dan Firebase hingga dua tahun. Startup dalam program ini juga dapat menerima akses ke teknisi dan ahli Google Cloud di seluruh Google, serta diundang ke berbagai lokakarya dan acara.

4. Menghadirkan infrastruktur digital berkualitas tinggi

CCoE akan mengintegrasikan infrastruktur Google Cloud yang berkelas, aman, dan ramah lingkungan, serta alat analitik dan kecerdasan buatan (AI) canggih dengan infrastruktur jaringan dan konektivitas Telkom yang luas untuk meningkatkan layanan digital berkualitas kepada konsumen lokal di area metro dan non-metro, serta segmen pasar enterprise.

Google Cloud berencana menjajaki peluang menggunakan infrastruktur Telkom dan Telkom juga dapat mengeksplorasi berbagai inisiatif inovasi dengan tim Android Google, untuk mengembangkan kerja sama dalam rangka memperkaya pengalaman pelanggan. [HBS]

Artikel ini bersumber dari telset.id.