News  

Sandiaga: Kegiatan riset dan inovasi bentuk program tepat sasaran

Sandiaga: Kegiatan riset dan inovasi bentuk program tepat sasaran

Jakarta (ANTARA) – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan kegiatan riset dan inovasi berperan penting dalam membentuk program kementerian yang dipimpinnya menjadi tepat sasaran, manfaat, dan waktu.

“Peran riset dan inovasi sangat membantu Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dalam menentukan program dan kegiatan yang tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu,” katanya dalam Indonesia Research and Innovation (Inari) Expo 2022 yang diikuti dalam jaringan di Jakarta, Kamis.

Ia menuturkan riset dan inovasi tersebut, antara lain kajian terkait pola perjalanan, kesiapan sumber daya, pemulihan pariwisata dan pengembangan pariwisata berkualitas di lima destinasi pariwisata super prioritas, yakni Danau Toba di Sumatera Utara, Borobudur di Jawa Tengah, Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur, Mandalika di Nusa Tenggara Barat, dan Likupang di Sulawesi Utara.

Menurut dia, hasil kegiatan riset tersebut bukti nyata peran riset dan inovasi dalam membantu kebangkitan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dalam menyikapi pandemi COVID-19.

Di samping itu, Sandiaga berharap, dari Inari Expo 2022 akan tercipta beragam kolaborasi untuk meningkatkan pemanfaatan hasil riset dan inovasi untuk kemajuan Indonesia dan kesejahteraan masyarakat.

“Semoga ekspo ini dapat menjadi wadah untuk menyatukan para periset, inovator dan inventor dari berbagai institusi, termasuk mitra dan para pemangku kepentingan dalam berkolaborasi membentuk masa depan riset dan inovasi di Indonesia,” ujarnya.

Baca juga: BRIN perkuat ekosistem riset dan inovasi melalui Inari Expo 2022

Sebelumnya, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengatakan Inari Expo 2022 menjadi wadah bagi seluruh pihak menjalin kerja sama untuk hilirisasi hasil riset dan inovasi.

Inari Expo juga menjadi wadah bagi para pelaku-pelaku usaha berbasis riset dan inovasi untuk bisa memperkenalkan produk-produknya, bisa meningkatkan kerja sama dan menjalin kemitraan, bisa lebih mengenal satu dengan yang lain,” kata Kepala BRIN Laksana Tri Handoko dalam Inari Expo 2022.

Inari Expo 2022 yang mengangkat tema Digital, Blue and Green Economy: Riset dan Inovasi untuk Kedaulatan Pangan dan Energi juga menjadi wahana diseminasi hasil riset dan inovasi Indonesia kepada publik.

Sekitar 239 peserta mengikuti Inari Expo 2022 yang berlangsung pada 27-30 Oktober 2022 di Gedung ICC, Cibinong Science Center, Jawa Barat.

Para peserta tersebut terdiri atas perwakilan Badan Usaha Milik Negara, perwakilan Badan Usaha Milik Daerah, Asean-India Start up Festival, perwakilan negara G20, perusahaan swasta nasional, perguruan tinggi, dan sekolah-sekolah setingkat SMA dan SMP.

Pameran riset dan inovasi terbesar di Indonesia itu, antara lain seminar, pertemuan bisnis, lokakarya, acara bincang-bincang, pencocokan bisnis, klinik konsultasi, Youth Research and Innovation Fair, Halal Tech Expo 2022, ASEAN India Start up Festival 2022, bisnis rintisan program pengusaha pemula berbasis riset BRIN, dan zona G20.

Baca juga: BRIN dukung InaRI Expo sebagai ruang ekspresi inovator Indonesia

Baca juga: BRIN dan Telkom kerja sama riset bidang perikanan hingga pariwisata

Baca juga: LIPI rencanakan taman nasional Togean sebagai tempat riset tetap


 

Pewarta: Martha Herlinawati Simanjuntak
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Artikel ini bersumber dari www.antaranews.com.