News  

Kirim 1,2 Ton Rendang untuk Pengungsi Gempa Cianjur

Kirim 1,2 Ton Rendang untuk Pengungsi Gempa Cianjur

JawaPos.com – PT Semen Padang turut memberikan bantuan 100 kg rendang untuk korban gempa di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, yang diinisiasi Gubernur Sumbar Mahyeldi. Masakan khas Minang itu diserahkan oleh Kepala Departemen Komunikasi & Hukum Perusahaan PT Semen Padang Iskandar Z. Lubis kepada BPBD Provinsi Sumbar yang diwakili Kasubbag Umum Ade Irmansyah.

“Rendang ini merupakan masakan siap saji yang tahan dalam waktu yang cukup lama. Tentunya, rendang ini akan bermanfaat sekali bagi para korban gempa dan semoga bantuan rendang ini bisa meringankan beban saudara-saudara kita yang dilanda bencana gempa,” ujar Iskandar setelah menyerahkan bantuan kepada BPBD Sumbar kemarin (24/11).

Iskandar juga mengatakan bahwa relawan Tim Reaksi Cepat (TRC) Semen Padang yang sebelumnya dikirim PT Semen Padang untuk misi kemanusiaan ke lokasi gempa di Cianjur juga siap membantu Pemprov Sumbar mendistribusikan bantuan rendang.

“Relawan (TRC Semen Padang) kami sudah berada di Cianjur sejak hari ketiga pascagempa. Kami juga sudah koordinasikan dengan para relawan soal pendistribusian rendang untuk korban gempa. Dan, mereka siap membantu Pemprov Sumbar,” ungkapnya.

Ade Irmansyah mengucapkan terima kasih kepada PT Semen Padang yang telah ikut berpartisipasi mendukung Pemprov Sumbar dalam menggalang bantuan rendang untuk korban gempa Cianjur. Apalagi, jumlah bantuan rendang yang diserahkan Semen Padang cukup besar.

“Saat ini sudah ada 1,2 ton lebih rendang yang telah terkumpul dari berbagai instansi, OPD (organisasi perangkat daerah), dan masyarakat. Rencananya, besok (Jumat) langsung kami kirim ke Cianjur, dan dalam pendistribusiannya nanti juga akan dibantu oleh relawan TRC Semen Padang,” katanya.

Ade menambahkan, Pemprov Sumbar bukan kali pertama mengirim bantuan rendang untuk korban bencana. ’’Sebelumnya, kami juga telah mengirim bantuan rendang ke sejumlah lokasi bencana, seperti gempa Sinjai pada awal 2021, bencana alam di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada April 2021, dan erupsi Gunung Semeru akhir 2021,” ujarnya.

Evakuasi Korban Gempa Cianjur Tersendat

Sementara itu, Pencarian korban gempa tetap berlangsung hingga hari keempat setelah kejadian kemarin. Tim SAR gabungan menduga masih ada korban yang tertimbun longsoran di kawasan Jalan Cianjur–Cipanas, Cugenang, Cianjur, Jawa Barat.

Eko Sulistiyo, relawan dari Sabawana, mengungkapkan, tim SAR gabungan kemarin menemukan kembali satu jenazah perempuan yang diperkirakan berusia 40 tahun. ’’Selain jenazah, hari ini juga ditemukan beberapa kendaraan. Ada Avanza, pikap bermuatan buah, dan sepeda motor,’’ katanya kemarin (24/11).

Namun, karena baru ditemukan sore, kendaraan-kendaraan tersebut belum bisa dievakuasi. Evakuasi rencananya dilakukan hari ini. ’’Memang di bawah sana itu masih berpotensi ditemukan jenazah. Selain dari dalam kendaraan, juga ada seperti dari bangunan kamar,’’ jelas Eko.

Untuk memudahkan evakuasi, tim SAR gabungan telah memberikan tanda di titik-titik yang akan diperiksa. Setidaknya ada empat titik yang telah ditandai. ’’Di titik-titik itu memang berpotensi ada jenazahnya. Soalnya tercium bau,’’ terangnya.

Apakah Avanza yang ditemukan merupakan mobil rombongan tujuh orang yang dilaporkan hilang? ’’Kemungkinan iya,’’ katanya. Namun, dia tidak dapat memastikannya sebelum kendaraan tersebut terangkat.

Eko menjelaskan, proses evakuasi terkendala hujan yang masih sering turun. Selain itu, tim SAR sulit menurunkan alat berat. ’’Juga masih ada gempa-gempa susulan,’’ terangnya.

Sementara itu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto mengungkapkan, pada hari keempat penanganan gempa bumi di Kabupaten Cianjur, tercatat sudah ada 272 korban meninggal. Sebanyak 165 di antaranya sudah teridentifikasi. ’’Kemudian, untuk korban hilang masih 39 orang. Dari jumlah itu, kami dapat informasi bahwa 32 di antaranya adalah warga Cijedil, Cugenang, dan sisanya warga yang tengah melintas saat kejadian,’’ ungkapnya.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : gih/wan/lyn/syn/c17/oni


Artikel ini bersumber dari www.jawapos.com.