Beredar Daftar Obat dengan Kandungan Senyawa Berbahaya, Kemenkes: Tidak Benar

Beredar Daftar Obat dengan Kandungan Senyawa Berbahaya, Kemenkes: Tidak Benar

portal-rakyat.com – Kementerian Kesehatan ( Kemenkes ) memberikan klarifikasi mengenai beredarnya kabar di media sosial tentang jenis obat dengan kandungan senyawa yang dilarang.

Pada saat ini, publik sedang dihebohkan dengan kabar pelarangan peredaran obat sirup, termasuk paracetamol .

Larangan tersebut berkaitan dengan ditemukannya kandungan dietilen glikol dan etilen glikol dalam paracetamol yang beredar di Gambia, Afrika Selatan.

Senyawa dietilen glikol dan etilen gliko digadang-gadang menjadi penyebab gagal ginjal akut yang menyerang anak-anak di Afrika .

Pada saat yang bersamaan, di Indonesia juga sedang dilanda penyakit gagal ginjal akut yang menyerang anak-anak.

Penyebab gagal ginjal akut di Indonesia yang menyerang anak-anak belum diketahui penyebabnya.

Namun, IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia) merekomendasikan untuk tidak menggunakan paracetamol sirup sebagai langkah pencegahan.

Ketika IDAI memberikan rekomendasi tersebut, muncul kabar di media sosial mengenai sejumlah obat yang dilarang dikonsumsi.

Obat-obatan tersebut yaitu paracetamol syrup, psidii syrup, cetirizine sirup, curviplex sirup, ambroxol syrup, alerfed syrup, ranivel syrup, praxion syrup, domperidon syrup, dan hufagripp syrup.

“Dapat kami pastikan bahwa informasi tersebut tidak benar. Kemenkes tidak pernah mengeluarkan daftar yang memuat nama obat dan identifikasi kandungan senyawanya seperti yang saat ini banyak beredar,” kata juru bicara Kemenkes , Mohammad Syahril.

Dikatakan Mohammad Sayhril, Kemenkes pada saat ini menindaklanjuti kabar yang beredar tersebut.

“Saat ini Kemenkes dan BPOM masih terus menelusuri dan meneliti secara komprehensif termasuk kemungkinan faktor risiko lainnya,” ujar Mohammad Syahril dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Antara.***

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website pikiran-rakyat.com. Situs https://portal-rakyat.com adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://portal-rakyat.com tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”