Kesehatan

8 Cara Simpan ASIP di Kulkas 1 Pintu agar Awet dan Tetap Fresh

Cara Simpan ASIP di Kulkas

PORTAL-RAKYAT – Bila Bunda memiliki kulkas dengan satu pintu saja, memang jadi bingung ya di mana harus menaruh ASI perah. Sebenarnya bagaimana sih tips simpan ASIP campur makanan di kulkas 1 pintu yang aman?

ASI memang sebaiknya disimpan di lemari pendingin khusus, tapi tidak semua Bunda menyusui bisa memilikinya. Apalagi bagi Bunda yang hanya memiliki kulkas satu pintu. tentunya harus pintar-pintar menaruh ASIP bersama bahan makanan lain.

Bagaimana tidak, bahan makanan yang biasanya aman-aman saja ‘nangkring’ di kulkas sekarang mesti digusur karena ASIP untuk buah hati jauh lebih prioritas.

Kalau sudah begini, Bunda sebenarnya jadi galau juga karena stok makanan juga penting berada dalam kulkas. Jadi, bahan makanan bercampur ASIP pun akhirnya jadi jalan tengah. Entah ini aman atau enggak, tetapi keputusan seperti itu sering diambil banyak busui di luar sana.

Menurut dr Yolanda Safitri MPH(M), dari Bunda International Clinic, Bunda tak perlu khawatir karena ASI hasil perahan bisa Bunda masukkan ke kantong ASI dan kantong ASI tersebut di taruh di zipper bag yang besar. Kalau memungkinkan, Bunda dapat membeli zipper bag yang besar sekalian agar ringkas.

“Atau boks juga boleh. Intinya kontainer atau wadahnya yang kedap udara ya. Kalau cuma kantong ASI ditaruh gitu saja, takutnya ada kontaminasi,” kata dr Yola waktu berbincang dengan HaiBunda.

Kalau Bunda membawa boks untuk ASIP, itu juga bisa dimanfaatkan untuk menyimpan pompa ASI. Setelah pompa ASI dipakai, Bunda bisa taruh di boks kedap udara lalu simpan di kulkas. Nanti bila saatnya pumping, Bunda tinggal memakainya lagi.


Melansir Askinglot, berikut beberapa cara aman menyimpan ASIP di kulkas 1 pintu:

  1. Jika Bunda perlu berbagi ruang dengan daging di freezer, letakkan daging di kompartemen bawah freezer sehingga tidak ada yang menetes ke ASI Bunda. Bunda juga harus menyimpan daging dalam kantong tertutup.
  2. Saat menyimpan ASI dengan makanan lainnya yakni setelah ASI dibekukan, letakkan tas penyimpanan ASI tegak lurus dalam freezer. Kemudian, beri label setiap kantong freezer sesuai tanggal atau jumlah total ASI.
  3. ASI yang baru diperah dapat disimpan di bagian belakang lemari es bersuhu 4 derajat celsius, ASIP dapat bertahan hingga lima hari dalam kondisi bersih. Namun, penggunaan atau penyimpanan freezer dalam waktu tiga hari sudah optimal.
  4. Jika menggunakan freezer dengan lemari es 1 pintu, ASIP dapat disimpan selama 2 minggu. Bunda pun disarankan untuk menyimpan ASIP di bagian belakang jika menggunakan freezer karena suhu di bagian belakang paling stabil.
  5. Tempatkan juga dalam wadah tertutup atau kantong penyimpanan ASI dan selalu gunakan susu yang lebih dulu untuk digunakan.
  6. Sebaiknya, ASI disimpan dalam wadah kaca atau plastik kaku dan tebal. Jangan gunakan kantong plastik lunak untuk membekukan ASI. Lalu, masukkan ASI dalam freezer sesegera mungkin.
  7. Jika memasukkan ASI ke lemari es terlebih dahulu, bekukan dalam waktu 24 jam. Jika lemari es atau freezer tidak tersedia, Bunda dapat memasukkan susu ke dalam pendingin berinsulasi dengan ice packs hingga 24 jam dan kemudian membekukannya.
  8. Jangan pernah membekukan kembali ASI yang telah dicairkan ya, Bunda. Dan perhatikan rasa ASI sebelum memberikannya pada Si Kecil.

Ketika ASI tampak berubah warna, umumnya ASI tersebut sudah tidak berkualitas baik. Biasanya, warna akan keputihan dan berbau sabun, itu artinya ASIP tersebut tak dapat lagi dikonsumsi ya, Bunda.

Semoga informasinya membantu ya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERPOPULER

To Top