Gaya Hidup

Berikut Tutor Merawat Tanaman Hias Kuping Gajah

PORTALRAKYAT – Berbagai macam hobi sudah dicoba untuk mengisi waktu luang selama masa pandemi ya, Bunda? Kalau begitu, Bunda juga pasti sudah mencoba untuk merawat tanaman hias di rumah.

Ada banyak tanaman hias cantik yang bisa membuat tampilan rumah Bunda tampak menarik, nih. Salah satunya adalah tanaman hias kuping gajah.

Tanaman hias kuping gajah biasa disebut dengan tanaman hias Anthurium, Bunda. Tanaman ini berasal dari berbagai wilayah di Amerika Tengah, Amerika Selatan bagian utara, dan juga Karibia.

Kuping gajah bisa tumbuh dengan subur di luar ruangan dengan iklim hangat. Tak hanya itu, Tanaman ini juga cocok dirawat oleh Bunda yang sibuk karena perawatannya yang minim dan enggak rewel.

Ada banyak jenis tanaman hias kuping gajah yang bisa Bunda temui. Mereka memiliki bunga yang warna-warni. Daunnya yang besar dan berurat semakin menambah kecantikan tanaman yang satu ini.

Saat tumbuh besar, kuping gajah bisa mencapai ukuran 30 hingga 45 sentimeter, lho. Enggak heran deh kenapa tanaman ini jadi salah satu tanaman favorit yang kerap dijadikan hiasan di rumah.

Tips merawat tanaman hias kuping gajah

Bunda ingin mencoba merawat tanaman hias yang satu ini? Jangan khawatir, Bunda. Agar pertumbuhan tanaman tetap terjaga, Bunda bisa ikuti tips berikut ini yang dilansir dari laman The Spruce.

  1. Cahaya

Tanaman hias kuping gajah bisa tumbuh dengan subur dan sehat dalam cahaya yang terang namun tidak langsung, Bunda. Menerima paparan sinar matahari langsung sesekali bisa mereka terima saat udara dingin atau musim hujan.

Peraturan ini juga berlaku untuk Bunda yang meletakkan kuping gajah di dalam ruangan, ya. Kalau tanaman menerima cahaya matahari langsung, daunnya akan mudah terbakar, Bunda.

  1. Tanah

Kebanyakan tanaman hias kuping gajah tidak terlalu rewel dengan urusan media tanam, Bunda. Namun, mereka akan sangat menyukai campuran tanah yang kaya nutrisi namun dikeringkan dengan baik.

Meski begitu, pastikan tanah tetap mendapatkan kelembapan namun tidak basah. Campuran tanah yang pas bisa disesuaikan dengan kebutuhan misalnya beberapa genggam pasir dan beberapa genggam lumut gambut.

  1. Air

Kelembapan tanah tentu berhubungan erat dengan proses penyiraman, Bunda. Agar bisa tumbuh subur dan mendapatkan air yang cukup, Bunda bisa sirami kuping gajah sebelum tanahnya benar-benar mengering.

Tak hanya itu, Bunda juga bisa meletakkan nampan yang diberikan kerikil pada bagian bawah pot kuping gajah. Hal ini tentu bisa menjaga tingkat kelembapannya jauh lebih lama.

  1. Suhu dan kelembapan

Semua spesies kuping gajah tumbuh di wilayah yang memiliki iklim tropis, Bunda. Jadi, meniru habitat asli mereka tentu akan memberikan kuping gajah kehidupan yang lebih baik.

Tanaman ini sangat menyukai kelembapan tinggi dan suhu diantara 18 hingga 29 derajat celcius, Bunda. Di iklim yang kering, Bunda perlu tambahkan sesuatu yang sekiranya bisa melembapkan tanaman kuping gajah.

  1. Pupuk

Setiap tanaman hias membutuhkan pupuk, Bunda. Meski tak diwajibkan, namun pupuk bisa menambah kualitas tanaman. Selain itu, tanaman Bunda tentu akan lebih subur dan rimbun.

Sama seperti tanaman lainnya, kuping gajah juga perlu asupan pupuk selama masa tumbuhnya, Bunda. Mereka sangat menyukai pupuk cair dari fosfor. Berikan mereka pupuk setidaknya setiap dua minggu sekali atau lebih.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERPOPULER

To Top