Sempat jadi Loper Koran, Ini Kekayaan Martua Sitorus Bos Wilmar Group

Sempat jadi Loper Koran, Ini Kekayaan Martua Sitorus Bos Wilmar Group

2 menit

Kerja kerasnya membuahkan hasil, jika dulu bersusah payah sebagai loper koran, kini hidupnya bergelimang harta dan dikenal sebagai pengusaha kelas kekap. Yuk, berkenalan dengan Martua Sitorus.

Property People, mungkin bagi sebagian orang, nama pengusaha satu ini masih terasa asing.

Dari namanya sudah dapat dikenali bahwa pria ini berasal dari tanah Sumatra, yakni Martua Sitorus.

Martua Sitorus merupakan warga negara Indonesia sekaligus Co-Founder Wilmar Group.

Wilmar Group adalah perusahaan kelas dunia yang bergerak di sektor sawit.

Sejumlah produk yang dikeluarkan Wilmar antara lain minyak goreng Sania, minyak goreng Fortune, minyak goreng Sovia, dan lain-lain.

Saat ini, Wilmar mempunyai lebih dari 500 pabrik dengan jaringan distribusi yang luas mencakup Tiongkok, India, dan lebih dari 50 negara lainnnya.

Dengan lini bisnis ini, tentu banyak orang yang penasaran dengan kekayaan dari Martua Sitorus. Yuk, intip kekayaannya di bawah ini!

Harta Kekayaan Martua Sitorus

Sumber: wahananews.co

Berdasarkan data Forbes, kekayaan Martua mencapai US$ 2,6 miliar atau sekitar Rp 40,4 triliun (asumsi kurs Rp 15.543).

Kekayaan tersebut mengantarkannya sebagai orang terkaya di dunia nomor 1053.

Bahkan pada tahun 2021, Martua menjadi bagian dari 50 orang terkaya di Indonesia versi Forbes.

Tak perlu silau dengan kekayaan yang dimiliki oleh Martua selaku konglomerat sawit.

Dibalik kemewahan yang bisa dilihat sekarang, ada cerita menarik terkait masa lalu pria berusia 62 tahun ini.

Kisah Masa Lalu Martua Sitorus

Dikutip dari detik.com, saat kecil, Martua sempat berjualan udang dan jadi loper koran di Pematang Siantar, Sumatera Utara.

Pekerjaan tersebut dilakukan Martua untuk membantu keuangan keluarga.

Martua remaja, dikenal sebagai pekerja keras dan gigih dalam menyelesaikan kuliahnya di Universitas HKBP Nomensen di Medan

Selepas lulus, Martua sempat berdagang di kota Medan. Hingga suatu hari, takdir menuntun jalannya untuk bertemu pengusaja Malaysia, Kuok Khoon Hong.

Pertemuan dengan Kuok Khoon Hong mencetuskan ide untuk mengelola kelapa sawit pada tahun 1991.

Saat itu, keduanya bersepakat mendirikan perusahaan sawit dengan nama Wilmar Internasional, diambil dari gabungan nama depan mereka William dan Martua, Wil-Mar.

Wilmar mengelola 7.100 hektar kebun kelapa sawit. Sering berjalan waktu, perusahaan ini terus berkembang dan mampu membangun pabrik minyak kelapa sawit.

Berkat Wilmar, Martua menjadi kaya raya seperti sekarang.

***

Itulah tadi kisah singkat serta kekayaan bos Wilmar Group, Martua Sitorus.

Semoga bermanfaat, Property People.

Baca artikel menarik lainnya di Google News Berita 99.co Indonesia.

Sedang mencari rumah impian di Jakarta Timur?

Terdapat sejumlah pilihan hunian menarik, salah satunya Perumahan Asya.

Cek ketersedian melalui www.99.co.id dan rumah123.com.

Jangan ragu untuk menemukan rumah impian bersama kami yang selalu #AdaBuatKamu.

Artikel ini bersumber dari www.99.co.