Laksamana Yudo Margono Diyakini Dapat Lanjutkan Reformasi di Tubuh TNI

Laksamana Yudo Margono Diyakini Dapat Lanjutkan Reformasi di Tubuh TNI

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono dikabarkan menjadi calon tunggal Panglima TNI untuk menggantikan Jenderal Andika Perkasa.

Anggota Komisi I DPR RI Dave Laksono berpendapat, Yudo Margono memahami situasi internal TNI.

“Beliau cukup lama menjabat sebagai KSAL, dan memahami persis akan situasi dalam tubuh TNI,” kata Dave saat dihubungi Tribunnews, Jumat (25/11/2022).

Atas dasar itu, Dave meyakini Yudo mampu melanjutkan reformasi di tubuh TNI.

“Saya yakin beliau dapat menyelesaikan seluruh permasalahan dan melanjutkan reformasi dalam tubuh TNI,” tandasnya.

Dikutip dari artikel Kompas.id berjudul “Yudo Margono Bakal Ditunjuk Presiden Jadi Calon Panglima TNI” disebutkan bahwa calon Panglima TNI tersebut adalah Laksamana Yudo Margono, yang kini masih menjadi Kepala Staf TNI Angkatan Laut.

Baca juga: KSAL Yudo Margono Jadi Kandidat Kuat Calon Panglima TNI, Komisi I DPR: Tepat dan Layak

”Pokoknya yang delapan tahun lalu (korpsnya) belum menjadi Panglima TNI,” ujar sumber Kompas memberikan petunjuk, Rabu (23/11/2022) pagi di Istana, Jakarta.

Sumber lain yang ngobrol dengan Kompas seusai pelantikan pejabat negara di Istana Negara, Jakarta, hanya mengatakan sambil tersenyum.

”Ya, bergiliran mas. (Korps) Siapa yang belum saja jadi Panglima.”

Sejauh ini, calon Panglima TNI berasal dari kepala staf di tiga matra TNI ataupun mantan kepala staf yang masih aktif sebagai anggota TNI.

Sesuai Pasal 53 Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI, dijelaskan bahwa prajurit melaksanakan dinas keprajuritan sampai usia paling tinggi 58 tahun bagi perwira dan 53 tahun bagi bintara serta tamtama.

Pada 21 Desember 2022 mendatang, Panglima TNI Andika Perkasa akan berusia 58 tahun.

Posisi Andika berpotensi diisi para kepala staf TNI yang menjabat saat ini yakni Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman, dan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Fadjar Prasetyo.

Yudo dan Dudung akan memasuki masa pensiun pada November 2023.

Sementara itu, Fadjar akan memasuki masa pensiun pada April 2024.

Jika sekarang Jenderal Andika Perkasa, yang berasal dari TNI Angkatan Darat (TNI AD) sebagai Panglima TNI, dan sebelumnya adalah Marsekal Hadi Tjahjanto dari TNI Angkatan Udara (TNI AU) sebagai Panglima TNI, calon Panglima TNI pengganti Jenderal Andika harusnya berasal dari TNI Angkatan Laut (TNI AL).

Saat dikonfirmasi pada Rabu siang kemarin, Menteri Sekretaris Negara Pratikno membenarkan yang dicalonkan Presiden adalah giliran TNI AL, yaitu KSAL.

”Pak Yudo,” ujarnya kepada Kompas.


Artikel ini bersumber dari www.tribunnews.com.