Kisah Jokowi Muda yang Jarang Mencatat tetapi Sering Dapat Nilai Bagus

Kisah Jokowi Muda yang Jarang Mencatat tetapi Sering Dapat Nilai Bagus

2 menit

Banyak yang tidak tahu jika Jokowi termasuk mahasiswa yang malas mencatat penjelasan dosen. Meski begitu, ia justru jadi primadona saat ujian berlangsung. Apa alasannya? Yuk, intip kisah Jokowi muda pada artikel ini!

Beberapa waktu lalu, dunia maya dihebohkan dengan tudingan ijazah Joko Widodo yang dianggap palsu.

Mendengar hal itu, sejumlah teman Jokowi di bangku kuliah mulai buka suara.

Beberapa di antaranya mengungkap kisah Jokowi muda semasa mengenyam bangku pendidikan di Fakultas Kehutanan, Universitas Gadjah Mada (UGM).

Salah satunya adalah Evi Yulia.

Penasaran dengan kisah yang wanita ini ungkapkan?

Melansir laman nasional.kompas.com, intip penjelasannya berikut ini!

Kisah Jokowi Muda yang Jarang Mencatat Pelajaran

sumber: Kompas.com/Fabian Januarius Kuwado 

Evi Yulia menceritakan, Jokowi jarang mencatat penjelasan dosen di dalam kelas.

Menurut Evi, kebiasaan ini tak hanya dilakukan ayah dari Gibran Rakabuming saja, tetapi juga oleh mahasiswa seangkatannya.

“Rata-rata cowok-cowok teman kuliah kami itu memang jarang mencatat. Nah, mungkin kalau Pak Jokowi intelgensinya bagus, ya. Jadi, lebih ke arah memerhatikan dosen,” ujar Evi, seperti yang dikutip dari laman nasional.kompas.com, Jumat (28/10/2022).

Evi menyebut bahwa ada kesepakatan tak tertulis di mana kerjaan catat mencatat penjelasan dosen lebih banyak dilakukan olehnya dan teman-teman wanita lain.

Namun, bukan berarti Jokowi dan teman-teman laki seangkatannya tidak membutuhkan catatan.

Buktinya, setiap kali waktu ujian makin dekat, Evi dan teman-teman wanita jadi sasaran pinjaman catatan.

“Dulu itu, pasti minta catatan ya akhirnya ke kita-kita,” ujar Evi.

“Begitu besok ada ujian, catatan saya beredar ke mana-mana. Ya, kadang besok ujian, malam sebelumnya catatan tersebut baru balik ke saya. Orang yang pinjam ini termasuk Pak Jokowi,” kenangnya.

Jokowi Sering Dapat Nilai Bagus meski Sering Pinjam Catatan Orang Lain

kisah jokowi muda yang jarang mencatat

sumber: viva.co.id

Pada zaman itu, teknologi memang belum secanggih saat ini.

Tidak adanya internet membuat proses penyebarluasan catatan hanya mengandalkan tulis tangan atau diperbanyak di mesin fotokopi.

“Saat itu, belum ada fitur seperti forward seperti sekarang ini. Semua masih manual,” kata Evi.

Meski berbekal catatan pinjaman, Jokowi seringkali meraih nilai bagus.

Evi mengenang Presiden Indonesia ketujuh ini sebagai salah satu sosok mahasiswa yang pandai.

Maka, tak heran jika Jokowi dan teman-teman yang dikenal pintar lainnya menjadi magnet kala ujian berlangsung.

Evi dan beberapa temannya pun kerap memutuskan untuk duduk di dekat mereka dengan harapan dibantu dalam pengerjaan ujian.

“Ya, memang agak nakal kami waktu itu. Kalau sudah waktunya ujian, kamu pasti duduk di dekat-dekat anak-anak pintar. Saling membantulah,” kenang Evi.

***

Semoga pembahasan kisah Jokowi di atas dapat bermanfaat bagi Property People!

Pantau secara berkala artikel seputar cerita masa muda politisi Indonesia lainnya hanya di Google News Berita 99.co Indonesia.

Sedang berburu hunian dijual seperti Grand Jati Junction di Medan Timur, Medan?

Wujudkan keinginan beli rumah yang kamu dambakan bersama 99.co/id dan rumah123.com, karena kami selalu #AdaBuatKamu.

Artikel ini bersumber dari www.99.co.