Firasat Orang akan Meninggal Dunia Bisa Dirasakan? Ini Penjelasannya!

Firasat Orang akan Meninggal Dunia Bisa Dirasakan? Ini Penjelasannya!

2 menit

Firasat orang akan meninggal dunia konon katanya bisa diketahui oleh orang lain atau diri sendiri. Benarkah demikian? Begini menurut Ustaz Khalid Basalamah.

Property People, setiap makhluk hidup akan mengalami kematian.

Namun, kapan kematian itu datang tidak satu orang pun yang tahu kecuali Allah Swt.

Hanya saja, sebagian orang percaya kalau tanda-tanda kematian bisa dirasakan 40 hari hingga 7 hari sebelumnya.

Namun, Ustaz Khalid Basalamah menjelaskan terkait hal tersebut.

Lantas, apakah benar ada firasat orang akan meninggal dunia menurut Islam?

Yuk, simak penjelasannya di bawah ini!

Firasat Orang akan Meninggal Dunia

Sumber: detik.com

Melansir kaltenglima.com, Ustaz Khalid Basalamah menjelaskan bahwa tidak ada dalil tentang firasat orang akan meninggal dunia.

“Tidak ada dalil sama sekali,” kata Ustaz Khalid Basalamah dikutip YouTube Sahabat Islam.

Dalam sebuah hadis Bukhari, kata Ustaz Khalid, dikisahkan detik-detik saat Nabi Muhammad saw. meninggal dunia.

Sebelum Nabi Muhammad wafat, Rasulullah sempat meminta pada Aisyah untuk mengambilkan air satu ember.

Dikisahkan, kemudian Nabi Muhammad mengatakan bahwa sesungguhnya kematian memiliki detik-detik yang menegangkan.

“Maka Nabi Muhammad saw. sendiri juga tidak mengetahui (firasat kematian), itu pada beliau (Nabi Muhammad) meninggal hari itu,” kata Ustaz Khalid Basalamah.

Firasat Kematian 40 Hari Sebelumnya

firasat orang akan meninggal dunia menurut islam

Sumber: thetimes.co.uk

Tak sedikit yang percaya tanda-tanda kematian bisa disarakan 40 hari sebelumnya.

Padahal, Ustaz Khalid Basalamah mengatakan bahwa hal tersebut tidak benar.

Dalam agama Islam, tidak ada hadis atau ayat Al-Qur’an yang menjelaskan tanda-tanda kematian.

Al-Qur’an hanya menjelaskan tentang terjadinya kematian yang terdapat dalam surat Luqman dan An-Nisa.

Menurut Ustaz Khalid Basalamah, jika manusia mengetahui firasat orang akan meninggal dunia menurut Islam pada 40 hari sebelumnya maka manusia akan memiliki kesempatan untuk bertaubat.

“Saya juga tidak tahu dari mana dalilnya, hitungan 40 hari sebelum dan sesudah meninggal dunia itu hanya ada di Indonesia,” ujarnya.

Dia mengatakan bahwa firasat kematian 40 hari sebelumnya termasuk khufarat yang tidak ada sama sekali dijelaskan dalam sebuah dalil.

“Dari situlah semua berawal, semua cerita yang tidak masuk akal, karena orang Indonesia suka sekali mengarang,” tuturnya.

***

Itulah penjelasan mengenai ada atau tidaknya firasat kematian.

Semoga bermanfaat, Property People.

Jangan lupa, baca artikel menarik lainnya di Google News Berita 99.co Indonesia.

Kunjungi www.99.co/id dan Rumah123.com yang selalu #AdaBuatKamu untuk menemukan hunian impian.

Tersedia berbagai penawaran properti terbaik, salah satunya dari Pavilia at Premier Estate 2 di Bekasi.

Yuk, cek sekarang juga!

Artikel ini bersumber dari www.99.co.