Dow Jones Futures Melonjak 1,1 Persen Menyusul Laporan PDB Amerika Serikat yang Cerah

Dow Jones Futures Melonjak 1,1 Persen Menyusul Laporan PDB Amerika Serikat yang Cerah

Laporan Wartawan Tribunnews, Nur Febriana Trinugraheni

TRIBUNNEWS.COM, WASHINGTON – Dow Jones Industrial Average naik pada perdagangan hari ini, Kamis (26/10/2022), setelah data ekonomi Amerika Serikat (AS) di kuartal ketiga tahun ini tumbuh lebih cepat dari perkiraan sebelumnya.

Dikutip dari CNBC, Dow Jones Futures naik 352 poin atau 1,1 persen, S&P Futures naik 0,4 persen, dan Nasdaq 100 Futures naik 0,2 persen.

Produk Domestik Bruto (PDB) AS meningkat 2,6 persen untuk periode Juni hingga September, lebih tinggi dari perkiraan Dow Jones sebesar 2,3 persen. Ini menjadi kuartal pertama ekonomi AS tumbuh ke zona positif di tahun ini, meredakan kekhawatiran investor mengenai resesi.

Baca juga: Goldman Sachs Pangkas Proyeksi PDB Amerika Serikat untuk Tahun 2023

Namun, sektor teknologi melanjutkan kesengsaraan baru-baru ini, yang telah membebani Nasdaq.

Saham perusahaan induk Facebook, Meta Platforms Inc., anjlok 20 persen dalam perdagangan premarket, karena perkiraan pendapatan perusahaan di kuartal keempat yang lemah dan laporan pendapatan kuartal ketiga yang mengecewakan.

Meta juga mengatakan akan kehilangan lebih banyak uang di tahun depan untuk mendanai proyek metaverse. Laporan tersebut menyebabkan beberapa analis menurunkan peringkat saham Meta.

Investor juga mengamati laporan pendapatan perusahaan lain. Saham perusahaan perangkat lunak, ServiceNow Inc, melonjak lebih dari 12 persen setelah merilis laporan pendapatan.

Sementara saham Ford Motor, merosot 2 persen setelah perusahaan itu membukukan hasil pendapatan terbarunya.

Bursa saham AS keluar dari sesi beragam, setelah S&P 500 dan Nasdaq Composite jatuh untuk pertama kalinya dalam empat hari pada Rabu (26/10/2022), sementara Dow mengakhiri perdagangan dengan naik sedikit lebih tinggi.

Untuk pekan ini, semua indeks utama tetap berada di zona positif, dengan Dow dan S&P naik lebih dari 2 persen dan Nasdaq melonjak sekitar 1 persen.

“Investor masih berjuang untuk arah dan menginginkan kejelasan sehubungan dengan pendapatan dan apa yang akan dilakukan The Fed ke depan. Ingat, pasar adalah mekanisme berwawasan ke depan dan laporan pendapatan memberi tahu kita apa yang terjadi di masa lalu. Investor menginginkan kejelasan dan kepastian. Saat ini, kami masih memiliki banyak ketidakpastian di berbagai level,” kata CEO 50 Park Investments, Adam Sarhan.

Saham Comcast dan McDonald’s masing-masing diperdagangkan naik 8 persen dan 2,9 persen, menyusul laporan pendapatan yang mengalahkan ekspektasi sebelumnya.

Sedangkan saham perusahaan rokok Altria Group turun 2,4 persen, setelah laba per saham dan pendapatan perusahan melesat dari ekspektasi.

Laporan pendapatan perusahaan teknologi besar akan berlanjut hari ini dengan dirilisnya pendapatan dari Amazon dan Apple.


Artikel ini bersumber dari www.tribunnews.com.